06 January 2009

iCON2 LuCu FAvORiTE Q

iCON2 LuCu FAvORiTE Q

ada beberapa icon2 yg merupakan favorite

kepala bawang, kerudung ijo & kepala jeruk...




`~

`~

`~

udah lama lenn suka banget terhadap icon2 lucu...

terutama waktu masuk ke forum...

yg paling membuat lenn tertarik adalah iconnya yg lucu2

yg membuat suasana forums semakin seru dan lucu...

jadi lama kelamaan makin mengagumi kelucuan icon2 tsb,

sampai2 mengkoleksikan nya dalam photobucket ^^

bagi teman2 yg punya icon lucu atau link ke icon2 lucu,,

tolong share ke lenn yah... thankz

02 January 2009

FX Lifestyle Center

Dengan semaraknya persaingan mal di Jakarta, muncullah FX Lifestyle X’nter yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta Selatan. Dahulu tempat ini bernama Sudirman Place, namun kemudian diambil alih dan diubah konsepnya menjadi entertainment & lifestyle center. Dan karena konsepnya adalah lifestyle center, maka tenant di dalamnya pun lebih bersifat entertainment dan bukan toko-toko seperti layaknya mal biasa. Lebih banyak cafe, resto, dan tempat2 hang out lainnya. Disebutkan tempat ini beroperasi dari jam 8 pagi s/d jam 12 malam untuk hari Minggu - Kamis, sedangkan untuk Jumat dan Sabtu (weekend) dari jam 8 pagi s/d jam 3 pagi. “All night long….”

Pusat gaya hidup, hiburan, dan bisnis baru di Jakarta, FX Lifestyle Center di Jalan Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta, menawarkan konsep baru, yakni tempat meeting yang unik di mal. Harga sewa per jam antara Rp 300.000 dan Rp 500.000. F-Pod berlokasi di lantai 2, lokasi tempat meeting yang unik itu. Setiap "pod" dilengkapi fasilitas TV LCD, IP-phone, speaker, koneksi wifi, teleconference, video conference, dan DVD player. "Kami menyediakan pula jasa sekretariat, seperti fotokopi, faks, scanner, penjilidan dengan biaya tambahan," kata Andre didampingi Direktur Marketing FX Henny Udy Brown. Sambil melakukan meeting, makanan/minuman dari cafe/resto manapun di gedung ini dapat dipesan, jadi meeting Anda akan lebih efektif & efisien terutama untuk menghindari waktu yang terbuang di jalan hanya untuk bertemu klien. Ruangan tersedia dalam beberapa design dan juga kapasitas 6-8 orang, 10-14 orang dan 20-24 orang.

Setiap "pod" dapat juga difungsikan untuk arisan, pesta ulang tahun, karaoke, nonton bareng, minum bareng bersama teman tanpa tujuan, hanya duduk duduk di kafe sambil ngopi. "Konsep gaya hidup FX ini pertama di Indonesia dan mungkin juga di Asia," kata Henny. "Konsep ini sudah dipikirkan sejak dua setengah tahun lalu. Kalau mau hang-out, meeting, stres di kantor, bisa ke FX. Kalau belanja silakan ke Plaza Senayan atau Senayan City. Kami beda konsep," kata Henny.

Untuk menarik pengunjung, desain fX ini sangat futuristik, mulai dari interior design, hingga fasilitasnya. Yang paling menarik dan sekaligus menjadi icon dari fX adalah ATMOSTFEAR. Atmostfear ini adalah sebuah indoor slider yang dimulai dari lantai 7 dan berakhir di lantai 1, dengan ketinggian 28,25m dengan panjang tube 72m yang akan ditempuh dalam waktu 12 detik. Slider (perosotan) ini berbentuk tube dengan kaca transparan. Para peserta akan menggunakan perlengkapan keselamatan berupa jaket, pelindung lutut dan siku serta sarung tangan. Peserta minimum berusia 15 tahun, dengan tinggi minimum 130 cm. Untuk dapat mencoba permainan ini Anda diminta untuk menunjukkan bukti pembelanjaan di fX sebesar Rp 150rb untuk weekday dan Rp 250rb untuk weekend atau dapat juga membeli tiket seharga Rp 50.000 untuk weekday dan Rp 75.000 untuk weekend.

Ada lagi yang cukup menarik perhatian saya, ada sebuah ruangan yang terbuat dari kaca tembus pandang yang di desain menarik. Di pintu kacanya terdapat tulisan “Admittance to Authorized Personnel Only” dan setelah saya perhatikan ternyata itu adalah ruang server. Wah, unik sekali… Biasanya ruang server ditaruh di ruangan yang tersembunyi dan tidak mudah dilihat. Tapi ini sengaja diletakkan di lokasi yang dilewati pengunjung sambil memperlihatkan teknologi yang digunakan serta penataan peralatan yang terlihat rapi. Briliant..

Oh ya sekedar mengingatkan untuk para wanita yang menggunakan rok, harap berhati-hati saat berkunjung ke fX ini. Karena di beberapa tempat, terdapat lantai yang terbuat dari kaca tembus pandang. Sehingga pengunjung dari lantai di bawahnya dapat melihat tembus ke lantai di atasnya. Keren sih.. tapi hati2 ya dalam melangkah. Sebaiknya pengelola gedung memberikan papan peringatan di sekitar lantai kaca ini. Karena saat saya melihat ke bawah, terlihat beberapa orang pria yang sebentar2 menoleh ke atas.

Toilet cukup bersih dan modern (semua dengan sensor, tanpa sentuhan), tempat parkir pun cukup luas dan mudah untuk parkir (dibandingkan Mal Taman Anggrek yang sangat sempit untuk manuver parkir). Jadi tertarik untuk menikmati Lifestyle Center di pusat kota, silahkan melangkahkan kaki ke fX Lifestyle Center.

fX Lifestyle X’nter

Jl. Jenderal Sudirman
Pintu Satu Senayan
Jakarta 10270

Telp: (021) 30030888

Sumber: penyesuaian dari

Kompas

JalanJajanHemat

06 December 2008

Lima Menit Saja

Seorang ibu duduk di samping seorang pria di bangku dekat Taman-Main di West Coast Park pada suatu minggu pagi yang indah cerah. "Tuh.., itu putraku yang di situ," katanya, sambil menunjuk ke arah seorang anak kecil dalam T-shirt merah yang sedang meluncur turun dipelorotan. Mata ibu itu berbinar, bangga.
"Wah, bagus sekali bocah itu," kata bapak di sebelahnya. "Lihat anak yangsedang main ayunan di bandulan pakai T-shirt biru itu? Dia anakku,"sambungnya, memperkenalkan.

Lalu, sambil melihat arloji, ia memanggil putranya. "Ayo Jack, gimana kalau kita sekarang pulang?"Jack, bocah kecil itu, setengah memelas, berkata, 

"Kalau lima menit lagi,boleh ya, Yahhh? Sebentar lagi Ayah, boleh kan? Cuma tambah lima menit kok, yaaa...?" Pria itu mengangguk dan Jack meneruskan main ayunan untuk memuaskan hatinya. Menit menit berlalu, sang ayah berdiri, memanggil anaknya lagi. 

"Ayo, ayo, sudah waktunya berangkat?"Lagi-lagi Jack memohon, 

"Ayah, lima menit lagilah. Cuma lima menit tok, ya?Boleh ya, Yah?" pintanya sambil menggaruk-garuk kepalanya.

Pria itu bersenyum dan berkata, "OK-lah, iyalah..."
"Wah, bapak pasti seorang ayah yang sabar," kata ibu yang di sampingnya, melihat adegan itu, dan tersenyum senang dengan sikap lelaki itu.
Pria itu membalas senyum, lalu berkata, "Putraku yang lebih tua, John, tahun lalu terbunuh selagi bersepeda di dekat sini, oleh sopir yang mabuk. Tahu tidak, aku tak pernah memberikan cukup waktu untuk bersama John.
Sekarang apa pun ingin kuberikan demi Jack, asal saja saya bisa bersamanya biar pun hanya untuk lima menit lagi. Saya bernazar tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi terhadap Jack. Ia pikir, ia dapat lima menit ekstra tambahan untuk berayun, untuk terus bermain. Padahal, sebenarnya, sayalah yangmemperoleh tambahan lima menit memandangi dia bermain, menikmati kebersamaan bersama dia, menikmati tawa renyah-bahagianya...."
Hidup ini bukanlah suatu lomba.

Hidup ialah masalah membuat prioritas. Prioritas apa yang Anda miliki saat ini? Berikanlah pada seseorang yang kaukasihi, lima menit saja dari waktumu, dan engkau pastilah tidak akanmenyesal selamanya.

Sekuntum Mawar dengan Tangkai yang Panjang

“Setiap hari sejak Jack Benny, suamiku, meninggal dunia, tukang kembang itu mengirim satu bunga mawar merah yang tangkainya panjang ke rumah…” demikian Mary mulai bertutur. “Selama beberapa minggu pertama, aku berada dalam keadaan sangat bersedih. Aku tidak pernah sadar untuk bertanya dari siapakah mawar-mawar itu.

“Aku belum sanggup mulai mengungkapkan kepedihan yang kurasakan. Kepergian Jack… perpisahan kami setelah bersama-sama dengan sempurna selama empat puluh delapan tahun. Perasaan-perasaanku diliputi kesepian yang hebat sekali, meskipun aku dikelilingi oleh para kerabat dan orang tersayang, sahabat-sahabat karib yang mencoba untuk menghiburku.

“Jack meninggal sehari sesudah Natal. Tahun Baru tahun1975 datang dan pergi tanpa kuperhatikan. Aku mendengar orang menjadi ‘mati rasa karena sedih,’ tetapi aku tidak pernah sepenuhnya memahami apa makna kata-kata tadi—sampai aku mengalaminya sendiri.

“Tentunya sudah tujuh atau delapan minggu sebelum pada akhirnya aku menanyai pembantu dari mana asalnya bunga setiap hari itu. Aku terkejut, ia tidak mengerti. Aku menelepon penjual bunga dan menanyakan kepadanya…

“Ia memberitahuku bahwa lama sebelum Jack meninggal, Jack mampir ke tokonya untuk mengirimkan sebuah karangan bunga kepada seorang sahabat. Ketika Jack telah meninggalkan tokonya, tiba-tiba ia balik kembali dan berkata, ‘David, andaikata sesuatu terjadi atas diriku, aku ingin agar kau mengirimkan setangkai bunga mawar merah setiap hari kepada bonekaku…’

“Setelah penjual bunga itu selesai, aku diam sejenak, dan air mata mulai membasahi wajahku. Aku mengucapkan terima kasih kepadanya dan mengucapkan selamat berpisah.”

Berikutnya, Mary mengetahui bahwa Jack betul-betul menyediakan dana untuk bunga-bunga itu dalam surat wasiatnya. Setangkai mawar merah sempurna harus diserahkan kepada Mary setiap hari… selama sisa hidup Mary

Mary Livingstone Benny
From Chicken Soup for The Singles Soul

MeMbeR FuDoRinRinFu~