11 July 2011

Mengapa Kaum Pria Bertengkar dengan Perasaan

Mengapa Kaum Pria Bertengkar dengan Perasaan
#From Mars & Venus together forever

Kaum pria menduga bahwa seorang wanita yang marah itu kaku dalam berpikir. Mereka tidak sadar bahwa pada saat semacam itu, manakala seorang wanita berbicara tentang perasaan-perasaannya dia tidak membuat kesimpulan-kesimpulan atau mengungkapkan pendapat-pendapat yang mantap.

"Apabila seorang wanita mengungkapkan emosi-emosi negatif, umumnya dia sedang dalam proses menemukan apa yang dirasakannya sebagai benar. Dia tidak mengungkapkan suatu fakta objektif."

Dia berbicara untuk "menemukan" tingkat perasaan-perasaan didalam dirinya sendiri---bukan untuk memberiukan deskripsi akurat tentang kenyataan objektif. Itulah yang dilakukan kaum pria. Sebaliknya, kaum wanita lebih menaruh perhatian pada menemukan serta melukiskan apa yang sedang berlangsung dalam dunia batin dan subjektifnya.

Kasus

Sementara itu, saya menunggu Bonnie untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya tentang apa yang menurut perasaannya harus kami beli sebagai pengganti komputer, tetapi dia masih berada di tengah-tengah proses menemukan perasaan-perasaan apa yang bergolak di hatinya. Pada akhirnya, dia berkata pada saya, "Bukan berarti saya sudah memikirkan semuanya ini. Ini hanyalah perasaan. Saya merasa kamu pasti mendapatkan apa yang kamu inginkan sedangkan saya belum tentu, saya dinomorduakan. Mungkin saya kesal karena kamu menginginkan jauh lebih banyak daripada yang saya inginkan. Kalau saya menginginkan sesuatu, keinginan saya itu tampaknya tidak begitu menggetarkan."

Saya menyadari bahwa, "Bukan berarti saya sudah memikirkan segalanya" berarti dia masih bicara tentang perasaannya, bukan fakta. Tetapi bahkan dengan bantuannya, saya masih berusaha mengelak dan menghindar dari perasaan dikritik dan diremehkan. Di dalam hati, saya amat marah.

"Bagaimana mungkin kamu mengatakan dinomorduakan?" tanya saya secara diam-diam. Saya melakukan begitu banyak hal demi kamu. Saya bekerja keras agar kamu dapat mempunyai apa saja yang kamu inginkan. Betapa beraninya kamu mengatakan bahwa kamu tidak penting bagi saya! Meskipun hal-hal ini merupakan perasaan saya yang terdalam, saya sepenuhnya sadar betapa buruknya mengungkapkan perasaan-perasaan itu.

Seandainya saya harus "mengatakan kepadanya apa yang saya pikirkan tentang dia", itu hanya akan merupakan usaha untuk meyakinkan dia bahwa dia keliru atau berlaku tidak adil. Saya akan hanya berhasil dalam menyangkal perasaannya dan menegaskan keraguan dan kecurigaannya.

Tetapi dengan mendengarkan tanpa menyerangnya, saya memberinya waktu dan kesempatan untuk lebih banyak bicara, untuk mengingat hal-hal baik tentang diri saya, dan membiarkan komentar-komentar negatif itu hilang dengan sendirinya. Walaupun saya marah, saya yakin dia akan segera tenang.

Apabila seorang wanita mempunya kesempatan untuk membagikan perasaannya dengan bebas, dia mulai merasa lebih penuh kasih sayang. Terkadang dia mungkin menyadari betapa salah, tidak tepat, atau tidak adilnya pernyataan-pernyataannya, tetapi sering kali dia melupakan begitu saja pernyataan-pernyataan tersebut sewaktu dia mulai melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang lebih penuh kasih sayang.

Sulit bagi pria untuk segera menyadari perubahan suasana hati ini karena hal tersebut asing bagi kodrat mereka dan mereka sungguh tidak dapat membayangkannya. Apabila seorang pria marah, dia cenderung tetap marah kecuali orang tersebut sepakat dengannya dalam hal-hal penting atau sampai dia dapat menemukan suatu pemecahan. Mendengarkan pria itu sungguh-sungguh dan menggangguk-anggukkan kepala Anda sebagai tanda simpati tidaklah cukup bila dia betul-betul marah.

Setelah seorang wanita menyampaikan suatu perasaan negatif, pria secara keliru mengganggap hal itu sebagai kesimpulannya yang "final" dan berpikir bahwa wanita itu menuduhnya. Dia tidak tahu bahwa perasaan-perasaan wanita akan berubah bila dia sekadar membiarkan dia untuk mengungkapkannya.


"Kalau wanita tidak mau bicara, biasanya karena mereka merasa tidak aman, tidak merasakan perhatian Anda, atau merasa bahwa Anda tidak mau memahaminya. Perlawanan ini hanya dapat diatasi dengan bertahan secara lembut"

02 June 2011

Anak kecil memang mudah menangis yah


Seperti biasa, hari ini saya mengajar private pelajaran anak SD.
Murid saya kelas 1 SD dan kelas 3 SD.
Keduanya anak laki-laki yang masih imut-imut.
Ketika sedang menulis, anak yang kelas 1 SD ini menulis melewati garis (berantakan sekali, tidak seperti biasanya)
Spontan saya menegurnya, dan berkata :
Saya : "Hayoo, koq tulisannya lewat garis, dan tidak rapi... Yuk di hapus, rapiin.."
1SD : "Gak mau, uda rapi koq"
Saya : "Lewat garis gitu koq..Di hapus yah..."
1SD : "Gak mau, gak mau, gak mau... "

Tiba-tiba anak itu menangis.... (_ _")
Padahal tidak di jewer, tidak di marahi, hanya di tegur halus supaya menghapus... >__<

Sejak kecil, anak tidak boleh di manjakan. nanti kebiasaan semua hal harus di turuti. Kenyataannya, ketika menginjak dewasa, tidak segala hal dapat berjalan lancar. Dan terkadang kita perlu intropeksi diri dan mengikuti nasehat oranglain. Karena menangis tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi anak laki-laki kan harus tegar. Hehehe... Tapi karna masih kecil, mari kita maklumi saja :)

Moga next time, dia ga nangis lagi yah....


21 February 2011

I Do

Nemu lagu yang bikin nyaman,
tapi nggak tau siapa penyanyinya nih

Judulnya I DO
Liriknya so sweet banget... ^0^)v

I DO

I know we met somewhere before
it looks like destiny
brought you to my door
in your eyes I can see the love
I've been dreaming of
baby you're the one

I feel something inside me change that day
I know I never be the same
you know I do
I want to spend my life with you
when I awake I see your face everyday
through the good and bad times
I'll be right there by your side
I just wanna tell you I love you
you know I do

here we are face to face
we have travelled long and far to make it to this place
with this kiss we never ever be apart
we'll become one soul one love one heart

today becomes our special day
and all we have to do is say
you know I do I want to spend my life with you
when I awake I see your face everyday
through the good and bad times
I'll be right there by your side
I just wanna tell you I love you
you know I do

you know I do I want to spend my life with you
when I awake I see your face everyday
through the good and bad times
I'll be right there by your side
I just wanna tell you I love you
I just wanna tell you I love you
you know I do

21 June 2010

Nonton Showcase WonderGirls


Hari minggu kemarin, tanggal 20 June 2010, S*ny Erics*on mengadakan Showcase WonderGirls di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Ketika kami datang kesana, sekitar pukul 3 sore, sudah begitu ramai pengunjung, ada beberapa yang sibuk berfoto ria dengan spanduk bergambar wondergirls, ada pula yang sudah berdiri di depan pintu menunggu pintu masuk dibuka.



Akhirnya kami bisa masuk ke dalam setelah mengantri cukup panjang, dengan catatan tidak membawa makanan ataupun minuman kedalam. Setelah kami menyerahkan tiket dan di cap "FESTIVAL" di tangan, didalam kami mendapat barisan berdiri di tengah sekitar pukul 5, dan menunggu hingga jam 6 sore. Di kartu undangan tertulis jam 6 sore, tapi acara baru di mulai sekitar jam 7 malam.

Penampilan pertama di bawakan oleh presenter, kemudian di lanjutkan dengan SHE, Vidi Aldiano, dan beberapa games yang berhadiah handphone. Tampaknya para pengunjung Showcase sudah mulai tidak sabar untuk segera melihat penampilan Wonder Girls. Selama pertunjukan, beberapa ada yang kelelahan dan ada yang pingsan, adapula yang bersorak-sorai agar Wonder Girls segera tampil.

Sekitar jam setengah sembilan malam, baru lah muncul penampilan Wonder Girls, kelompok vokal asal Korea Selatan yang sudah di tunggu-tunggu. Mereka membawakan lagu 2 Different Tears, Don't Cha, So Hot, No Body dan lagu Tell Me sebagai penutup. Showcase Wonder Girls berakhir pada jam 21.30.

MeMbeR FuDoRinRinFu~